Selasa, 19 November 2019

MATERI AJAR

Hari/Tanggal     : Selasa,  19 November 2019
Pertemusn ke    : 17, ( Kelas VI C dan VI D )
3. Kepedulian Rasulullah saw. terhadap
Lingkungan
Kepedulian Rasulullah saw. bukan hanya pada
ibadah seperti salat, tetapi beliau pun peduli
terhadap lingkungan hidup. Hal itu tercermin pada
perilaku beliau antara lain, sebagai berikut.
a. Nabi Muhammad saw. sangat hemat dalam
mempergunakan air; itu dibuktikan pada anjuran
beliau agar tidak berlebihan dalam pemakaian
air dalam berwudu’.
b. Nabi Muhammad saw. mengajarkan agar tidak
melakukan kerusakan di muka bumi ini.
4. Nabi Muhammad saw. sebagi Pembawa Rahmat bagi Alam Semesta
Anak-anak, tahukah kalian, Nabi Muhammad saw. diutus oleh Allah Swt. sebagai
Rahmatan lil Ălamín atau sebagai pembawa kasih sayang bagi alam semesta ini?
Tentunya kalian ingin tahu lebih jauh apa tujuan Nabi Muhammad saw. berdakwah.

Tujuan dakwah Nabi Muhammad saw. adalah untuk mengubah keadaan
masyarakat Jahiliyah menjadi masyarakat yang sejahtera berdasarkan agama Tauhid,
yaitu agama yang menyakini bahwa Allah Swt. adalah Tuhan Yang Maha Esa. Misi
kedamaian dan kesejahteraan hidup tersebut bukan hanya bagi bangsa Arab ketika
itu, tetapi juga bagi seluruh alam sampai sekarang dan akhir zaman.
Nabi Muhammad saw. selain mengajak kaumnya untuk mengutamakan kemurnian
aqidah dan selalu menyembah Allah Yang Maha Esa. Beliau juga menanamkan akhlak
terpuji yang membawa kebaikan manusia hidup di dunia hingga akhirat. Salah satu
sifat terpuji yang dapat kita cermati, ketika beliau dan pengikutnya hijrah ke Kota
Madinah adalah beliau mampu menanamkan sikap persaudaraan antara kaum
pendatang (Muhajirin) dengan kaum An¡ar sehingga mereka saling menolong untuk
menciptakan daerah yang tertib dan aman. Di samping itu, masyarakat berperilaku
sopan santun sesuai ajaran Rasulullah saw.
Sebagai umat Nabi Muhammad saw., kita harus menjunjung tinggi ajaran beliau,
misalnya kita menghormati orang yang lebih tua dan menyayangi orang yang lebih
muda. Kita berperilaku sopan dan bertutur kata santun terhadap orang tua, guru
dan masyarakat sekitar. Juga kita menjaga lingkungan kita agar selalu bersih karena
”Kebersihan adalah sebagian dari iman.”
Oleh sebab itu, kita tidak membuang sampah di kali atau selokan karena selokan
yang penuh sampah akan dangkal, saluran air tidak lancar sehingga di musim hujan,
daerah tersebut menjadi banjir. Kita harus peduli terhadap lingkungan sekitar. Untuk
kebaikan diri dan orang lain, kita harus selalu berperilaku sesuai ajaran Rasulullah saw.
Sikap Kebiasaan
Insya Allah aku dapat berperilaku jujur, peduli dan
bertanggung jawab terhadap diriku, keluargaku,
teman-temanku dan lingkungan hidup.
C. Kepemimpinan Sahabat Rasulullah saw.
1. Kepemimpinan Abu Bakar
Abu Bakar adalah khalifah pertama setelah Nabi Muhammad saw. wafat. Beliau
dilahirkan pada tahun 571 M. Nama lengkap beliau adalah Abdullah bin Abi Khuafah
at-Taimi. Gelar Abu Bakar diberikan oleh Nabi Muhammad saw. karena ia adalah
paling cepat masuk Islam. Gelar a¡-¢idd³q diberikan karena ia selalu membenarkan
Nabi Muhammad saw. dalam berbagai peristiwa, terutama membenarkan peristiwa
Isra dan Mi’raj.
Abu Bakar memimpin dari tahun 632 M sampai dengan 634 M. Abu Bakar senantiasa
meneladani perilaku Nabi Muhammad saw. Dalam menentukan keputusan, beliau
selalu mengajak para sahabat untuk bermusyawarah. Beliau sangat memperhatikan
rakyatnya. Beliau selalu membantu rakyat yang kekurangan. Pernah suatu ketika
datang kepadanya seorang wanita kampung bernama Unaisar dan berkata: ”Hai,Abu Bakar, apakah engkau masih dapat
menolong kami memerah susu kambing
seperti sebelum menjadi khalifah?” Jawab
Abu Bakar: ”Insya Allah aku akan tetap
bersedia menolong kamu.” Meskipun
Abu Bakar sudah menjadi pemimpin
negara, beliau tidak sombong dan masih
mau memerah susu untuk rakyatnya di
kampung.
Untuk kesejahteraan rakyatnya, beliau
mendirikan Baitul Mal, yaitu suatu lembaga
yang mengurusi kas dan keuangan negara.
2. Kepemimpinan Umar bin Khattab
Umar bin Khattab adalah khalifah
kedua setelah Abu Bakar. Umar bin
Khattab mempunyai nama lengkap Umar
bin Khattab bin Abdul Uzza. Umar bin Khattab menjadi khalifah sejak tahun 634 M
sampai dengan 644 M.
Beliau seorang pemberani, jujur, adil, tegas, bijaksana dan bertanggung jawab
terhadap rakyatnya. Beliau juga seorang pemimpin yang hidup sederhana dan
suka bermusyawarah. Misalnya, suatu ketika, Khalifah Umar bin Khattab menyuruh
anaknya untuk mematikan lampu di dalam ruangan (kantor khalifah), karena lampu
itu dibiayai oleh negara, sedangkan kedatangan anaknya untuk keperluan pribadi
keluarganya. Kalifah Umar bin Khattab tak mau menggunakan fasilitas negara untuk
kepentingan pribadi dan keluarganya, walaupun hanya sebatas cahaya lampu.
Pada masa pemerintahannya, Umar bin Khattab dikenal sebagai pribadi yang
sederhana dan bertanggung jawab. Sebagai contoh sikap tanggung jawab yang
diperlihatkan Umat bin Khattab, yaitu: pernah suatu saat beliau berkata ketika ia
melihat kondisi jalan yang rusak, "Aku akan segera perbaiki jalan itu, sebab aku takut
diminta pertanggungjawaban di hadapan Allah Swt. nanti, hanya karena ada seekor
unta yang terjungkal." Masih banyak lagi perilaku teladan yang patut kita contoh dari
peribadi Khalifah Umar bin Khattab.
Jasa Khalifah Umar bin Khattab yang sampai saat ini kita rasakan adalah penetapan
kalender Hijriyah atau penetapan tanggal 1 Muharam sebagai Tahun Baru Hijriyah.
3. Kepemimpinan Usman bin Affan
Khalifah Usman bin Affan memerintah selama dua belas tahun atau dari tahun
644 sampai dengan 656 M. Beliau dikenal sebagai orang kaya dan dermawan. Bukti
kedermawanan Usman bin Affan, yaitu pada masa pemerintahan Abu Bakar, beliau
pernah memberikan gandum yang diangkut dengan 1.000 unta untuk membantu
kaum miskin yang menderita di musim kering.
Di masa pemerintahannya, Usman bin Affan melakukan kodifikasi (menyusun
atau membukukan) kitab al–Qur±n karena beliau khawatir akan terjadi perbedaan
al–Qur±n. Kemudian, beliau membentuk panitia penyusunan al–Qur±n yang diketuai
oleh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar